Rekomendasi Pansus Terkait LKPJ Bupati, Ardiansyah Sulaiman; Ini Bentuk Pengawasan DPRD

Rekomendasi Pansus Terkait LKPJ Bupati, Ardiansyah Sulaiman; Ini Bentuk Pengawasan DPRD
Rekomendasi Pansus Terkait LKPJ Bupati, Ardiansyah Sulaiman; Ini Bentuk Pengawasan DPRD

Lensakaltim.com (Kutim) – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiasnyah Sulaiman, memberikan apresiasi atas rekomendasi yang di sampaikan oleh DPRD Kutim terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2023, yang di sampaikan dalam Sidang Paripurna ke 24, di Ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (14/05/2024).

“Kami berterima kasih, karena memang ini menjadi salah satu bentuk  tugas DPRD dalam hal evaluasi dan pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Daerah di lapangan,” beber Ardiansyah Sulaiman, saat dikonfirmasi awak media usai mengikuti siding paripurna.

Masih Kata Bupati, Meskipun rekomendasi yang berjumlah 16 tersebut bersifat normatif, namun dirinya mengaku, pemerintah daerah akan segera menindaklajuti dan melakukan perbaikan. Diantaranya, dengan memerintahkan Bappeda untuk segera mengkoordinir terkait temuan-temuan fakta di lapangan oleh Tim Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, terkait program pembangunan yang  sedang berjalan.

“Rekomendasi ini di tujukan untuk tahun yang akan datang, dan saya minta teman media juga ikut mengecek di lapangan, karena beberapa rekomendasi itu, di kerjakan di tahun ini, contohnya Multyears yang belum maksimal,” terang Ardiansyah Sulaiman.

Selain itu, dalam rekomendasi yang di bacakan oleh Ketua Pansus LKPJ Hepnie Hermasnyah itu, ada catatan terkait tujuan pembangunan yang sedang di lakukan oleh pemerintah yang belum memenuhi standar pelayanan minimal. Dan yang tak kala penting, menurutnya Sidang Paripurna ini memberikan bentuk legitimasi terhadap kinerja DPRD sebagai lembaga pengawas kinerja pemerintah daerah.

“Nah, untuk perjalanan, saya rasa setiap Dinas hanya mempersiapakan, karena kadang kala ada undangan yang harus di hadiri baik dari Pemerintah Pusat atau Provinsi, yang memang tidak masuk dalam jadwal kami, kalau tidak kami siapkan, akan berbahaya pasti kerepotan. Dan, kalau tidak terpakai akan di kembalikan,” pungkasnya. (adv/tj/lk01)

Pos terkait