Lensakaltim.com (Kutim) – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kutai Timur (Kutim) menggelar turnamen antar club. Dibuka langsung Bupati Ardiansyah Sulaiman, Sabtu (14/2/2026) pagi di BPU Sangatta Utara, turnamen tersebut diikuti 13 club tenis meja yang tersebar di Kutim.
Dikonfirmasi awak media, Ketua PTMSI Kutim dr. Rahmat mengaku bahwa turnamen ini merupakan agenda non prestasi, sehingga club-club yang ada saat ini memiliki kesempatan dan bisa mengasa kemampuan dalam bertanding serta menjaga semangat sportivitas.
“Saat ini terdaftar ada 22 club di Kutim dan yang ikut berpartisipasi kali ini ada 13 club baik dari Sangkulirang, Teluk Pandan, Muara Bengkal, Rantau Pulung dan Sangatta,” ungkap dr. Rahmat.
“Alhamdulillah, tadi sudah dibuka secara simbolis oleh bapak Bupati Ardiansyah Sulaiman. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati dan Dispora serta KONI Kutim, yang selalu mensuport PTMSI untuk pembinaan atlet,” sambungnya.
Sebelumnya, Ardiansyah Sulaiman menegaskan komitmen untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana olahraga di Kutim termasuk tenis meja. Ia pun mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.
“Bertandinglah dengan baik dan sportif. Percayakan keputusan sama wasit, pastinya mereka dapat memastikan pertandingan secara adil. Terima kasih untuk PTMSI yang melaksanakan turnamen, tentu ini mendorong kemajuan atlet dan fondasi pembinaan atlet tenis meja di Kutim,” ungkap Ardiansyah Sulaiman.
Sementara itu, Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, menyampaikan rasa bangga dengan eksistensi cabor PTMSI dalam melakukan pembinaan atlet. “Meski turnamen buka level prestasi, namun ini bisa menjadi barometer untuk cabor lain dalam melakukan pembinaan. Saya kira ini sangat positif,” singkatnya. (ao)













