Lensakaltim.com (Kutim) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai memanaskan mesin menyambut gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur, di Kabupaten Paser November 2026 mendatang.
Sebagai bentuk permulaan, KONI Kutim telah membentuk Tim Verifikasi khusus yang bertujuan untuk memastikan seluruh delegasi yang dikirimkan memiliki legalitas yang sah dan memenuhi standar kualifikasi yang ditetapkan oleh Panitia Besar (PB) Porprov.
Ketua Umum (Ketum) KONI Kutim, Rudi Hartono menegaskan bahwa tertib administrasi adalah fondasi awal sebelum berbicara mengenai target medali. Tim Verifikasi ini akan bertugas sebagai “penjaga gawang” untuk menyaring data atlet dari seluruh Cabang Olahraga (Cabor).
“Jadi tim ini dibentuk untuk memastikan para atlet yang akan dikirim nanti merupakan putra-putri daerah atau telah memenuhi syarat domisili sesuai regulasi terbaru,” pungkasnya dalam rapat perdana Tim Verifikasi Porprov di Ruang Rapat Sekretariat KONI Kutim belum lama ini.
Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Cabor KONI Kutim Budiman Hading mengaku bahwa belajar dari pengalaman gelaran olahraga multi-event sebelumnya, kendala administratif seringkali menjadi batu sandungan bagi daerah.
Dengan terbentuknya tim verifikasi lebih awal, KONI Kutim berharap dapat meminimalisir risiko diskualifikasi dan memastikan seluruh energi atlet terfokus sepenuhnya pada prestasi di arena tanding.
“Tim Verifikasi ini mengemban misi ganda, selain memvalidasi legalitas kependudukan atlet serta memastikan jumlah peserta di setiap nomor tanding. kami juga akan melakukan pemetaan kekuatan untuk menentukan cabang olahraga mana saja yang bakal menjadi ujung tombak peraihan medali emas bagi kontingen Kutai Timur,” singkatnya. (*)













