Lensakaltim.com (Kutim) – Sebanyak 50 peserta dari berbagai tingkatan umur, mengikuti penataran dan refresh wasit yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (kutim) kolaborasi dengan cabang olahraga (cabor) Persatuan Basket Seluruh Indonnesia (Perbasi) Kutim.
Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan melalui Analisi kebijakan ahli muda Dispora Muhammad Willy, mengaku bahwa kegiatan ini merupakan langkah pemerintah untuk memaksimalkan pengembangan cabor.
“Tentu tujuanya penerapan ilmu perwasitan lebih maksimal lagi serta meningkatkan ekosisten dan sumber daya keolaragaan khususnya cabor basket. Kami ingin peningkatan secara menyeluruh, tidak hanya di atletnya namun perangkat pertandingan juga harus ditingkatkan,” ucap Muhammad Willy, usai membuka pelaksaan kegiatan, pada Senin (10/11/2025) pagi.
Disinggung mengenai langkah Dispora Kutim untuk pembinaan cabor, Muhammad Willy menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan meluncurkan program Si Olga. Program ini sangat baik dan bertujuan untuk menganalisa dan mendata kelemahan yang dimiliki cabor.

“Kedepanya, Pemerintah daerah melalui Dispora Kutim akan meluncurkan program Si Olga (Sistem Informasi Olahraga). Nantinya system ini akan mendata seluruh cabor, sehingga kekurangan yang dihadapi cabor segera dilakukan pembinaan,” jelasnya.
Sebelumya, Ketua Perbasi Kutim Fadh Hamka mengaku bersyukur agenda penataran wasit cabor Basket dapat berjalan. Ia berharap para peserta bisa lulus dan menyimak materi disampaikan oleh narasumber, Arnaz anggoro, yang merupakan wasit Nasional dengan lisensi A.
“Ini sangat dibutuhkan terlebih untuk wasit dengan lisensi C. Secara pribadi, kami ingin para peserta juga bisa menyimak materi yang disampaikan narasumber karena ilmu sangat dibutuhkan dalam permainan basket,” tegas Fadh Hamka
“Kami ingin galakkan wasit basket di Kutim. Karena saat ini wasit yang memiliki lisensi khususnya lisensi C sangat minim dan ini menjadi PR kami pengurus perbasi Kutim,” imbuhnya. (adv/lk/)













