Lensakaltim.com (Kutim) – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutai Timur (Kutim) Basuki Isnawan, resmi menutup seluruh pertandingan Ten Ball Sangatta Open Handicap, pada Minggu (16/11/2025) sore. Pertandingan yang melibatkan 180 atlet bilyar dari penjuru Nusantara, dimenangkan oleh Reno D’Ale, atlet kota Samarinda setelah dalam partai final berhasil mengalahkan Median, atlet bilyar asal DBC Balikpapan.
Dalam sambutanya, Basuki Isnawan mengaku kagum dan bangga melihat perkembangan cabang olahraga di Kutim, termasuk Persatuan Olahraga Bilyar Seluruh Indonesia (POBSI). Ia mengaku bangga dengan program POBSI Kutim, karena disisi lain telah melaksanakan turnamen berskala Nasional, dan Basuki mendorong kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan.
“Saya kira ini sangat bagus untuk pengembangan atlet Kutim. Ini patut kita syukuri bahwa POBSI hadir tidak hanya untuk pengembangan atlet namun pemberdayaan ekonomi lokal juga dilakukan,” ucap Basuki Isnawan.
“Secara pribadi, saya kagum dengan lapangan bilyar 45 Sangatta. Tempatnya bagus, anak-anak kita juga akan berlatih dengan bagus. Pemerintah pasti bangga dengan langkah yang dilakukan POBSI dalam memajukah olahraga,” sambungnya.

Sebelumnya, Ketua KONI Kutai Timur Rudi Hartono, menyampaikan apresiasi untuk POBSI Kutim karena telah melaksanakan tournament berskala Nasional. Ia mengaku bahwa kegiatan ini sangat positif terlebih dalam menghadapi sejumlah event, termasuk agenda BK Porprov pada satu Desember mendatang.
“Saya kira ini sangat bagus untuk pengembangan atlet di Kutim dan patut kita syukuri pembinaan terus jalan. Atlet yang berlaga bisa menambah ilmu dan pengalaman, sehingga menghadapi BK Porprov di Balikpapan, POBSI Kutim bisa meloloskan atletnya sebanyak-banyaknya dan target juara umum di Paser 2026 bisa terwujud,” ucap Rudi Hartono.
Sementara itu, Ketua POBSI Kutim Narto Bulang mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi untuk seluruh pihak yang telah mendukung turnamen sehingga dapat berjalan dengan lancar. Ia juga menyampaikan selamat untuk para pemenang, Ten Ball Sangatta Open Handicap 2025.
“Semua yang mendukung acara ini terima kasih banyak. Turnamen ini langkah kami untuk melakukan pembinaan berkelanjutan. Kami juga telah menyediahkan tempat latihaan representatif dan semoga muncul bibit-bibit muda yang mempuni untuk bilayr Kutim semakin maju,” singkatnya. (adv/lk)













