Lensakaltim.com (Kutim) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan bantuan logistik untuk para korban kebakaran di Muara Bengkal akan segera dikirimkan. Kabar ini disampaikan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim.
Ia mengaku bahwa kebakaran yang terjadi beberapa waktu, mengakibatkan 13 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Total terdapat 40 jiwa yang terdampak, terdiri dari 17 laki-laki dan 23 perempuan. Ia menegaskan bahwa verifikasi data merupakan langkah penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Alhamdulillah, kami baru saja menerima data lengkap para korban. Insyaallah bantuan yang diharapkan bisa segera kami sampaikan. Namun data ini perlu benar-benar diverifikasi agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan di lapangan dengan logistik yang dibawa,” terang M. Naim.
Lebih jauh Ia mengaku, bantuan yang akan disalurkan berupa paket sembako, seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan awal bagi korban sebelum adanya penanganan lanjutan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.
Meski kejadian terjadi pada malam hari dan di luar jam kerja, M. Naim menuturkan, bahwa BPBD tetap memantau perkembangan sejak laporan awal diterima. Posko darurat yang didirikan pihak kecamatan sesaat setelah kejadian, sehingga koordinasi antara BPBD dan perangkat kecamatan dapat berlangsung lebih cepat.
“Camat sudah mendirikan posko darurat, dan itu sangat membantu proses pendataan awal. Kami di BPBD terus mengikuti perkembangan meski tim TRC belum langsung ke lokasi pada malam kejadian,” jelasnya.
Pihaknya tidak menampik jika jarak menjadi salah satu kendala respons cepat dari level kabupaten. Namun hal tersebut tidak mengurangi komitmen BPBD dalam memastikan seluruh kebutuhan mendesak korban dapat segera dipenuhi.
“Kita kini menargetkan penyaluran bantuan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Masyarakat terdampak diharapkan tetap bersabar menunggu distribusi yang tengah dipersiapkan oleh tim logistik,” imbuhnya. (adv/dr/lk)













