Dispora Kutim Bangun Satu Data Keolahragaan Lewat SI OLGA

Dispora Kutim Bangun Satu Data Keolahragaan Lewat SI OLGA
Dispora Kutim Bangun Satu Data Keolahragaan Lewat SI OLGA

Lensakaltim.com (Kutim) – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan inovasi Sistem Informasi Olahraga (SI OLGA), sebagai langkah strategis untuk menata dan memajukan sektor olahraga daerah melalui pengelolaan data yang terintegrasi.

Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan, melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kutim, Muhammad Wily Herdyanur, menjelaskan bahwa SI OLGA merupakan sistem informasi berbasis web yang dirancang untuk menghimpun berbagai informasi keolahragaan di Kutai Timur.

Menurutnya, keberadaan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan basis data sumber daya dan organisasi olahraga yang akurat, sekaligus menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan pembangunan keolahragaan.

“SI OLGA adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang di dalamnya memuat informasi komprehensif tentang data keolahragaan. Sistem ini hadir sebagai upaya untuk memastikan tersedianya data sumber daya dan organisasi olahraga untuk berbagai kepentingan, sekaligus menjadi acuan penting dalam pengambilan kebijakan pembangunan keolahragaan daerah,” jelas Wily.

Melalui SI OLGA, Dispora Kutim menargetkan terbentuknya sistem data yang terintegrasi dalam konsep Satu Data Keolahragaan Kutai Timur. Sistem ini diharapkan memudahkan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam memetakan potensi olahraga, baik dari sisi atlet maupun sumber daya manusia dan organisasi keolahragaan.

Ketersediaan data yang terintegrasi juga dinilai penting untuk memastikan berbagai program pembinaan dan pengembangan olahraga dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Dengan data yang terintegrasi, proses penyaluran berbagai program pemerintah akan lebih tepat sasaran. Mulai dari pemberian bantuan pendanaan, bantuan sarana dan prasarana olahraga, program pelatihan dan pengembangan olahraga, hingga pemberian penghargaan kepada atlet berprestasi,” terangnya.

Selain mendukung perumusan kebijakan pemerintah, SI OLGA dirancang untuk mempermudah akses informasi keolahragaan bagi masyarakat dan pelaku industri olahraga. Dengan demikian, data yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung perkembangan olahraga di Kutai Timur.

Wily menegaskan bahwa keberhasilan penerapan sistem tersebut sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan. Organisasi, lembaga, badan, serta para pakar olahraga diharapkan dapat berkolaborasi dalam menyediakan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Oleh karena itu, kami berharap adanya dukungan penuh dari seluruh peserta, semua pemangku kepentingan, baik dari organisasi, lembaga, badan, maupun pakar olahraga untuk bekerja sama menyajikan data tenaga dan organisasi keolahragaan secara valid,” imbuhnya.  (adv/kw/ao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *