Lensakaltim.com (Kutim) – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutai Timur (Kutim) melalui kepala bidang (kabid) Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Dina Frihandini, menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan masyarakat.
Dina Frihandini menekankan pentingnya keluarga memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter, mental dan kemandirian setiap individu. Selain itu, Dina juga menyoroti tantangan yang dihadapi keluarga modern, terutama laju perkembangan zaman dan kompleksitas ekonomi. Ia menilai, kondisi ini menuntut keluarga untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi.
“Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat dan tantangan ekonomi yang semakin kompleks, keluarga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan dan berpikir kreatif dalam menghadapi berbagai situasi,” ujar Dina.
Ia menilai entrepreneur mindset, sangat relevan dengan kebutuhan keluarga saat ini. Pihaknya juga meluruskan, bahwa konsep pemahaman kewirausahaan tidak hanya terbatas pada bisnis atau usaha namun peran keluarga juga dibutuhkan
“Entrepreneur mindset bukan sekadar tentang bisnis, tetapi tentang cara berpikir inovatif, solutif, dan adaptif,” beber Dina.
Lebih jauh, Dina Frihandini menegaskan bahwa kualitas keluarga tidak bisa diukur hanya dari aspek kesejahteraan ekonomi semata. Menurutnya, kemampuan anggota keluarga untuk berinovasi dan mandiri adalah indikator penting yang wajib dimiliki.
“Keluarga yang berkualitas tidak hanya dilihat dari kesejahteraan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan untuk berinovasi, beradaptasi dan mandiri. Keharmonisan dan komunikasi keluarga menjadi penting,” imbuhnya. (adv/ir/lk)













