Duta Pelajar Kutim 2026, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas di Tengah Investasi

Duta Pelajar Kutim 2026, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas di Tengah Investasi
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

Lensakaltim.com (Kutim) – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama Kutim Action Center (KAC) menggelar Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Sabtu (26/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Jimmi, Ketua TP-PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan, serta Ketua KAC Aimam Tohari Situmorang.

Dalam sambutanya, Ardiansyah Sulaiman menilai seluruh peserta yang berhasil mencapai babak grand final merupakan bagian dari generasi muda yang telah menunjukkan kemampuan dan keberanian untuk berkembang.

“Kegiatan ini memberikan nilai dan warna tersendiri dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di Kutai Timur. Saya berharap kualitas pelaksanaan maupun kapasitas para pelajar kita terus meningkat dari tahun ke tahun,” jelas Ardiansyah Sulaiman.

Ia menegaskan, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan investasi di Kutai Timur. Daerah tersebut tengah mempersiapkan berbagai proyek investasi berskala besar yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia berkualitas.

“Kutai Timur siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia melalui potensi ekonominya. Oleh karena itu, generasi muda kita harus siap menjadi SDM yang berkualitas agar pembangunan ini dapat memberikan nilai manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.

Menurut Ardiansyah, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan sumber daya alam maupun masuknya investasi. Ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting agar masyarakat Kutai Timur dapat mengambil peran dalam perkembangan ekonomi daerah.

Karena itu, ia berharap keberadaan Duta Pelajar tidak berhenti pada pencarian figur pelajar berprestasi. Ajang tersebut harus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian generasi muda terhadap daerah.

“Harapannya, para pelajar yang terpilih mampu menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan ikut mengambil peran dalam pembangunan Kutai Timur ke depan,” imbuh Ardiansyah Sulaiman.

Sebelumnya, Ketua KAC Aimam Tohari Situmorang menjelaskan bahwa Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026 mendapat antusiasme dari kalangan pelajar. Tercatat sebanyak 120 pelajar dari 10 kecamatan mendaftar dalam ajang tersebut dan setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 24 peserta ditetapkan sebagai finalis dan mengikuti rangkaian pembinaan hingga malam grand final.

“Selama masa karantina, para finalis dibekali berbagai materi, mulai dari public speaking, personal branding, hingga pembentukan mental juara. Para finalis juga mengikuti tur literasi ke perpustakaan daerah dan situs arkeologi untuk memperluas wawasan mengenai sejarah serta kebudayaan Kutai Timur,” tutup Aiman. (adv/ao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *