Lensakaltim.com (Kutim) – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Stadion Kudungga Sangattam Kutai Timur (Kutim), Jumat (2/10/2026), tidak hanya menjadi panggung atraksi olahraga. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk mendekatkan olahraga sekaligus menghadirkan berbagai pelayanan publik kepada masyarakat.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan bahwa pelaksanaan Haornas 2026 dirancang dengan konsep yang lebih luas. Selain menampilkan atraksi dari berbagai cabang olahraga yang berada di bawah KONI, KORMI maupun NPCI, masyarakat juga dapat mengakses sejumlah layanan pemerintah dalam satu kegiatan.
“Pelaksanaan Haornas 2026 tidak hanya menyajikan atraksi cabor dari KONI, KORMI maupun NPCI, namun sejumlah pelayanan masyarakat juga kami hadirkan, termasuk pelayanan SIM keliling, Disdukcapil, perpustakaan maupun pelayanan pajak,” ungkap Basuki Isnawan.
Menurutnya, konsep tersebut merupakan bagian dari upaya Dispora menghubungkan olahraga dengan kebutuhan masyarakat. Haornas tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi menjadi momentum membangun interaksi dan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat.
“Kita ingin kolaborasikan olahraga dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebersamaan dan kenyamanan bisa terwujud. Dan golnya tentu saja, peningkatan olahraga Kutai Timur dan pelayanan bisa berjalan bersama untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Di sisi lain, Basuki menegaskan pembinaan atlet usia dini menjadi salah satu perhatian utama Dispora Kutim. Menurutnya, prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan, tetapi harus dimulai dari proses pembinaan yang berkelanjutan.
“Pembinaan usia dini menjadi konsen utama kami. Kita selalu memberikan ruang untuk terus berprestasi,” katanya.
Ia menilai pembinaan olahraga juga memiliki dampak yang lebih luas terhadap pembangunan daerah. Masyarakat yang aktif berolahraga dan memiliki kebugaran yang baik dinilai dapat menjadi bagian dari upaya mendukung berbagai program pemerintah.
“Orang sehat dan memiliki kebugaran yang baik, tentu akan mendukung program-program yang saat ini dijalankan oleh pemerintah,” lanjut Basuki.
Karena itu, Dispora Kutim tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi atlet, tetapi juga mendorong olahraga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengenal serta menekuni olahraga terus didorong melalui berbagai kegiatan.
Untuk memeriahkan Haornas 2026, Dispora Kutim juga menggelar sejumlah perlombaan yang melibatkan masyarakat dan perangkat daerah. Di antaranya tarik tambang antar-OPD, lomba bakiak, sumpit dan panahan.
“Yang kita dorong adalah bagaimana olahraga terus tumbuh dan pembinaannya semakin kuat. Dengan olahraga yang berkembang, masyarakat sehat, atlet berprestasi dan pelayanan publik berjalan bersama, maka olahraga bisa menjadi bagian penting dari kemajuan Kutai Timur,” pungkasnya. (adv/ao)













