Lensakaltim.com (Kutim) – Aditya Tri Syahria dari Purbalingga, berhasil menjadi yang tercepat dalam adu mekanik di final nomor Speed World Record Kategori umum, pada Nasional Series 2 Piala Bupati Kutim. Melawan Fatih Nashir Maamar dari Slompn Kemenpora di babak big final, Aditya mencatatkan waktu 5,54 detik, unggul dari Fatih yang mencatatkan waktu 7,39 detik.
Ada pun medali perunggu diraih Joshi Aji Prasetyo dari EBCC yang di babak small final berhasil mengungguli Zulkifli Pramudita dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Joshi mencatatkan waktu 6,33 detik, unggul tipis dari Zulkifli yang memperoleh catatan waktu 6,39 detik.
Di sektor putri, Alivany Ver Khaddijah dari Lestari Climber Jakarta berhasil meraih medali emas setelah di babak big final memgungguli kompatriotnya di Pelatnas Kadek Adi Asih dari FPTI Bali. Alivany mencatatkan waktu 7,55 detik unggul dari Kadek yang hanya 7, 63 detik. Kadek harus puas dengan medali perak.
Medali perunggu direbut oleh Sabrina Syarifah Calidris dari Flash Climbing. Dalam duel di small final, Sabrina mengalahkan Puja Lestari dari FPTI Riau dengan catatan waktu 10,92 detik. Ada pun Puja harus puas dengan catatan waktu 11,10 detik.
Sementara itu, atlet FPTI Sulawesi Selatan Mahesa Caesar, berhasil menjadi yang terbaik setelah meraih medali emas nomor Lead Umum Putra. Pada final yang digelar Sabtu (25/10) sore, Mahesa mengumpulkan skor 40+ memgungguli Musauwir dari FPTI Aceh dan Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang dari FPTI Sumatera Selatan.
Musauwir dan Rizky yang mendapatkan perak dan perunggu, masing-masing meraih skor 36+ dan 25+. Meski hanya meraih perak, Musauwir justru berhasil melakukan come back setelah di babak kualifikasi hanya berada di peringkat keenam.
Persaingan ketat di nomor Lead Umum Putri akhirnya dimenangkan Nur Ismatul Sakdia dari FPTI Jawa Timur. Meski meraih skor sama 44 dengan Sukma Lintang Cahyani dari FPTI DI Yogyakarta, namun Ismatul unggul catatan waktu. Ismatul menyelesaikan jalur hingga memperoleh skor 44 dengan waktu 4 menit plus 18 detik, sedangkan Lintang menghabidkan waktu 5 menit plus 0,2 detik.
Medali perunggu diraih Taqiyya Nur Aziza dengan skor 42. Taqiyya gagal mempertahankan performanya meski menjadi peringkat pertama di babak kualifikasi. (*/ao)













