Lensakaltim.com (Kutim) – Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Besar Makassar (BPD-KKBM Paraikatte) Kutai Timur(Kutim), yang konsisten menjalin silaturahmi sekaligus menggelar aksi sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Sulawesi, Desa Sangatta Utara, Jumat (06/03/2026) ini menjadi istimewa karena dihadiri deretan tokoh masyarakat Makassar serta ratusan warga yang merepresentasikan 11 pilar kabupaten/kota di bawah naungan KKBM se-Kutai Timur. Kehadiran lintas pilar ini menunjukkan soliditas warga perantauan dalam bingkai silaturahmi Ramadhan 1447 H.
Mahyunadi dalam sambutanya, menekankan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung aktivitas paguyuban yang tidak hanya berfokus pada internal organisasi, tetapi juga berdampak sosial bagi warga sekitar.
”Kami dari pemerintah sangat senang silaturahmi dilaksanakan oleh paguyuban-paguyuban. Inilah seyogyanya, paguyuban harus lebih banyak menjalin silaturahmi, apalagi dirangkai dengan kegiatan sosial berbagi di bulan suci Ramadhan,” ujar Mahyunadi di hadapan para tokoh dan warga 11 pilar yang hadir.
Wabup Mahyunadi juga menyoroti kondisi ekonomi saat ini yang sedang mengalami tantangan akibat kebijakan anggaran dari pusat. Menurutnya, peran tokoh masyarakat dan organisasi seperti KKBM sangat krusial untuk membantu warga yang terdampak.
”Walaupun ini hanya simbolis, karena berbagi itu bukan hanya di bulan suci Ramadhan, tapi setiap hari kita harus berbagi kepada masyarakat dan saudara-saudara kita yang memang membutuhkan uluran tangan kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mahyunadi mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang sedikit melambat saat ini harus disikapi dengan kepedulian kolektif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh dan warga yang berkecukupan, untuk lebih peka terhadap kesulitan sesama.
”Apalagi sekarang pertumbuhan ekonomi agak mandek gara-gara adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, maka diakibatkan karena pertumbuhan ekonomi yang sedikit mandek itu pasti juga berdampak pada masyarakat-masyarakat kita yang memang selama ini sudah susah mungkin tambah susah lagi. Itulah tugas kita, kiranya bisa lebih peduli kepada saudara-saudara kita yang masih membutuhkannya,” tegasnya.
Acara yang berlangsung khidmat ini diisi dengan penyaluran santunan paket sembako dan santunan tunai kepada anak yatim. Kehadiran sosok orang nomor dua di Kutai Timur ini menjadi bentuk dukungan moril atas terselenggaranya kegiatan yang memperkuat kerukunan antarwarga di Kabupaten Kutai Timur. (am/*)













