Lensakaltim.com (Kutim) – Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025 yang berlamgsung di Stadion Utama Kudungga, bisa menjadi role model untuk pembinaan usai dini cabang olahraga sebakbola. Pada moment itu, ratusan anak tampak ceria dan antusiasa untuk mengikuti kegiatan dari pembimbing mereka.
Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan yang membuka Festival tersebut, mendorong agenda ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, namun wadah pengembangan bakat dan minat usai muda sehingga kedepanya Kutim menjadi pusat olahraga khususnya sepak bola di Kaltim.
“Ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga tonggak pembinaan atlet muda bagi cabang olahraga populer tersebut,” pesanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ilham, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang telah menjaga keberlanjutan festival hingga tahun keenam penyelenggaraan.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran semua pihak, terutama orang tua yang selalu hadir dan memberikan dukungan tanpa henti,” beber Ilham.
Ia mengungkapkan bahwa ajang ini telah menghasilkan sederet pemain muda yang sukses menembus level nasional berkat pembinaan konsisten dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kutim.
“Capaian kita hari ini sangat membanggakan. Beberapa kakak-kakak para peserta sudah bermain di level nasional. Kami memberikan bantuan dua bola untuk tiap klub sebagai bentuk dukungan keberlanjutan latihan atlet,” paparnya.
Sebagai informasi, pada Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025, diikuti 32 tim dari lima kecamatan, termasuk Kecamatan Muara Wahau, Telen, Bengalon, Sangatta Selatan, dan Sangatta Utara. (adv/lk)













