Sosialisasi Tak Cukup, Satpol PP Kutim Bakal Uji Kepatuhan Warga

Sosialisasi Tak Cukup, Satpol PP Kutim Bakal Uji Kepatuhan Warga
Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat.

Lensakaltim.com (Kutim) – Sosialisasi aturan kepada masyarakat tak cukup hanya sebatas penyampaian informasi. Kepatuhan warga dalam menjalankan ketentuan yang berlaku juga menjadi tolok ukur keberhasilan upaya menjaga ketertiban umum. Karena itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Timur (Kutim) bakal mengevaluasi kinerja di lapangan sepanjang 2026.

Kepala Satpol PP Kutim Fata Hidayat mengatakan, evaluasi tersebut mencakup pelaksanaan tugas aparat sekaligus komitmen masyarakat terhadap berbagai sosialisasi yang telah disampaikan.

Menurutnya, langkah itu diperlukan untuk mengukur sejauh mana upaya Satpol PP memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. Hasil evaluasi nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan strategi dan meningkatkan kinerja pada tahun-tahun mendatang.

“Tahun 2026 ini kami akan melakukan evaluasi terkait kinerja kami di lapangan. Komitmen masyarakat terhadap apa yang sudah kami sosialisasikan dan sampaikan menjadi barometer ke depan,” kata Fata saat dihubungi, Selasa (13/10/2026).

Fata kembali menegaskan komitmennya mewujudkan daerah yang tertib dan aman sebagai bagian dari upaya membangun Kutim yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.

Fata juga mengingatkan para pedagang dan pengusaha agar mematuhi aturan yang berlaku dalam menjalankan aktivitasnya. Menurutnya, ketertiban membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya mengandalkan pengawasan dan penindakan oleh aparat.

Kepatuhan terhadap aturan, lanjutnya, diharapkan berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan lingkungan yang tertib, aktivitas ekonomi dapat berlangsung lebih baik dan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil serta makmur bisa didukung bersama.

Melalui evaluasi tersebut, Satpol PP Kutim ingin memastikan bahwa sosialisasi yang telah dilakukan benar-benar diikuti perubahan perilaku masyarakat. Di sisi lain, evaluasi kinerja petugas juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan dan perlindungan kepada warga.

Fata menegaskan, terwujudnya Kutim yang tertib dan aman membutuhkan sinergi antara aparat dan masyarakat. Kesadaran menaati aturan menjadi salah satu kunci agar upaya penegakan ketertiban dapat berjalan efektif.

“Hasil evaluasi akan menjadi acuan Satpol PP dalam melangkah pada tahun-tahun mendatang,” tutupnya. (adv/rl/ao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *