Lensakaltim.com (Kutim) – Pemerataan pelayanan listrik di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memasuki tahap percepatan. Awal tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan sejumlah titik yang belum teraliri listrik, segera mendapatkan layanan dalam waktu dekat.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa proses pemasangan listrik di wilayah-wilayah tersebut saat ini tengah berlangsung dan menunjukkan perkembangan positif. “Insya Allah ini sedang berjalan. Mudah-mudah Januari atau Februari 2026 nanti sudah selesai,” jelas Ardiansyah Sulaiman, saat dikonfirmasi awak media belum lama ini.
Ardiansyah menjelaskan, Pemkab Kutim terus berkoordinasi dengan pihak PLN sebagai pelaksana utama di lapangan. Ia mengaku bahwa percepatan sangat dilakukan, mengingat kehadiran penting listrik sebagai kebutuhan dasar Masyarakat saat ini dan berpengaruh langsung pada peningkatan kualitas hidup orang banyak
“Kami hanya meminta PLN untuk segera dilakukan. PLN yang mengeksekusi di lapangan, dan kami terus mendorong agar semua bisa terlayani. Ini menjadi tugas kami, dalam mewujudkan pelayan Masyarakat yang lebih baik dan merata,” jelas Ardiansyah Sulaiman.
Pemerataan akses listrik menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, terutama bagi desa-desa yang selama ini belum menyentuh jaringan listrik. Kehadiran listrik diharapkan dapat membuka peluang baru bagi aktivitas sosial, pendidikan, hingga ekonomi masyarakat.
Dengan tercapainya target pada awal tahun 2026, Pemkab Kutim berharap seluruh masyarakat dapat menikmati listrik secara merata sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan. “Intinya semoga cepat terealisasi ini barang,” imbuhnya. (adv/bn/lk)













