Lensakaltim.com (Kutim) – Wakil Bupati Kutai Tinur (Kutim) Mahyunadi, resmi membuka kegiatan sosialisasi Organisasi dan Kemasyarakatan, yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Selasa (18/11/2025) pagi.
Berlangsuung diruang Meranti Kantor Bupati Kutim, sosialisasi dengan mengandeng 200 ormas tersebut mengusung tema “Sinergi pemerintah dan ormas dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah untuk mewujudkan Kutim tangguh, mandiri dan berdaya saing”.
Dihadapan ratusan peserta sosialisasi, Mahyunadi menyambut baik kegiatan dari Kesbangpol Kutim karena dinilai dapat menambah wawasan serta peran besar ormas sangat dibutuhkan untuk pembangunan daerah.
“Saya menyambut baik aacara dari kesbangpol ini karena bertujuan memberikan pemahaman tentang berbangsa dan bernegara. Ormas ini mempunyai hak kepastian hukum dan memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah dan pemerintah melalui Kesbangpol telah memberikan fasilitas itu,” ungkap Mahyunadi.
“Ormas itu juga mengembang nilai-nilai budaya, sosial dan paling utama kewajiban ormas adalah menjaga kesatuan dan persatuan bangsa serta menjaga keamanan, ketertiban masyarakat dan wajib menjaga idiologi pancasila serta UUD 44. NKRI Harga Mati,” sambungnya.
Sebelumya, Kepala Kesbangpol Kutim Tedjo Yuwono menyebut bahwa agenda sosialisasi ormas merupakan kegiatan tahunan. Ia mengaku bahwa saat ini Kutim menjadi daerah dengan jumlah ormas terbanyak dan potensi ini mendorong kemajuan daerah serta pembangunan dapat secara merata. Dari data yang kami dapat ada 378 ormas terdaftar.
“Rincian 312 ormas terdaftar dalam kemetrian hukum dan ham sementara 66 ormas terdaftar dalam SKT kemendagri. Jumlah ini tentu sebagai potensi besar dalam berdinamika, selain itu menuntut adanya pembinaan sistematis dan sinergi yang kuat. Kami harap sosialisasi ini bisa membangun pemahaman yang selaras, dalam menjaga ketertiban dan harmonisasi daerah,” imbuhnya. (adv/lk)













