Lensakaltim.com (Kutim) – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, melakukan Groundbreaking Ceremony sebagai tanda dimulainya Pembangunan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang pertama di Sangatta. Kegiatan berlangsung di kantor Perumda Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim, Jum’at (31/5/2024) pagi, ditandai dengan peletakan batu pertama.
Dalam sambutanya, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa ide pembangunan pabrik AMDK, telah direncanakan sejak lama. Adanya AMDK di Sangatta, diharapkan bisa membangun produk air minum modern di Kutai Timur. “Saya terinspirasi oleh keberhasilan Jimbrana di Bali, dalam memanfaatkan air laut untuk air minum langsung dari kran,” bebernya.
Selain itu, Bupati mencetuskan ide untuk memproduksi air minum dalam kemasan, menyadari bahwa PDAM Kutim, memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan air baku. “Pabrik AMDK ini dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang nantinya bisa signifikan bagi Kutim nantinya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Perumda PDAM Tirta Tuah Benua, Suparjan, memberikan rincian lebih lanjut tentang proyek AMDK di Sangatta. Termasuk jadwal pengerjaan, ukuran bangunan, tinggi, dan kapasitas produksi.
“Dana pembangunan berasal dari anggaran Perumda, dengan rencana peresmian pabrik dijadwalkan pada bulan Agustus 2024,” ucap Suparjan.
Dengan pembangunan AMDK ini, Suparjan mengakui bahwa produksi air dalam kemasan bisa memenuhi kebutuhan di sektor pemerintah dan perusahaan di Kutim. Selain itu, dalam waktu pihak Perumdam melakukan sayembara terkait nama produk. “Produk yang akan dihasilkan, nantinya akan memiliki berbagai macam varian,” ungkapnnya.
“Terkait dengan itu, kami akan sayembarakan. Kami menekankan pentingnya muatan lokal dalam merek air dalam kemasan ini. Dengan harapan, dapat mempromosikan citra Kutim dan memberikan kebanggaan bagi warganya,” pungkas Suparjan. (adv/ar/lk01)













