Lensakaltim.com (Kutim) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) 2026 di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kamis (13/8/2026). Forum tahunan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi, sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 di Paser.
Rakerkab dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Timur yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Noviari Noor. Dalam sambutan tertulis Bupati, Noviari menegaskan bahwa pembinaan olahraga daerah kini harus berbasis data akurat dan strategi yang terukur, bukan sekadar perkiraan.
”Porprov VIII Kaltim akan diselenggarakan di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026. Waktu kita tidak lama lagi. Rakerkab ini harus menjadi momentum mematangkan persiapan secara serius, sistematis, dan terukur. Kita tidak boleh berangkat hanya membawa semangat, tetapi harus dengan data, strategi, target, dan keyakinan,” tegas Noviari.
Ia menambahkan, pembinaan atlet usia dini di tingkat daerah juga menjadi fondasi utama yang sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional. Untuk itu, Pemkab Kutim mendorong penguatan sinergi dengan dunia usaha serta meminta seluruh cabang olahraga (cabor) mengesampingkan ego sektoral.
Ketua Umum KONI Kutai Timur, H. Rudi Hartono, menyampaikan bahwa pada babak kualifikasi Porprov 2025 lalu, Kutai Timur menempati peringkat keempat. Pada ajang utama mendatang, pemerintah daerah menetapkan target naik ke posisi tiga besar.
”Target ini hanya bisa dicapai melalui kerja keras bersama dan penyatuan visi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus KONI, dinas terkait, cabor, atlet, hingga orang tua,” ujar Rudi.
Mengenai kepemimpinan kontingen, Rudi mengungkapkan Pemkab Kutim merekomendasikan Wakil Bupati Kutai Timur sebagai Ketua Kontingen Kutim. Penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan secara resmi akan dilakukan saat peluncuran (launching) kontingen dalam waktu dekat.
Rudi juga menegaskan komitmennya terkait suksesi kepemimpinan KONI Kutim dengan meminta seluruh insan olahraga tetap fokus pada pencapaian prestasi Porprov 2026.
”Saya tegaskan, saya tidak akan mencalonkan diri kembali pada Musorkab 2027 mendatang. Mari kita fokus penuh untuk prestasi 2026. Pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) ketua baru nanti baru akan dimulai pada Rakerkab 2027,” kata Rudi.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kaltim, Abdul Muis, saat membacakan sambutan Ketua Umum KONI Kaltim H. Husinsyah Arum, mengimbau pengurus KONI kabupaten/kota untuk adaptif terhadap keterbatasan anggaran. Pihaknya mendorong pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan daerah sebagai ‘bapak angkat’ bagi cabor.
”KONI Kaltim juga tengah membangun platform digital untuk menjamin transparansi alur dana pembinaan cabor, yang diperkuat melalui pendampingan hukum bersama Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur,” jelas Abdul Muis. (am/ao)













