Sosialisasi Stunting, Kelurahan Singa Geweh Gandeng 25 Kader

Sosialisasi Stunting, Kelurahan Singa Geweh Gandeng 25 Kader
Lurah Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan Suprianto

Lensakaltim.com (Kutim) – Sebagai langkah nyata dalam mencetak generasi emas yang sehat dan bebas stunting, Kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan bersama Dinas Kesehatan, melaksanakan sosialisasi stunting untuk 25 kader Posyandu, Rabu (16/9/2025).

Sosialisasi ini bagian dari peningkatan kapasitas kader Posyandu, serta edukasi gizi. Kegiatan ini diikuti oleh kader-kader Posyandu se-Kalurahan Singa Geweh sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan remaja putri sebagai kelompok sasaran pencegahan stunting.

Kepada awak media, Lurah Singa Geweh Suprianto, mengatakan bahwa keterlibatan kader memegang peran krusial dalam melakukan deteksi dini gangguan pertumbuhan anak, sehingga sosialisasi yang diberikan bertujuan meningkatkan kompetensi. “Ini merupakan langkah awal dalam pencegahan stunting, dengan mengumpulkan kader-kader posyandu di Singa Geweh dengan rencana program tahun 2027 mendatang,” ungkap Suprianto.

Disinggung mengenai jumlah Stunting di Singa Gewe, Suprianto mengaku terjadi penurunan yang cukup banyak dari tahun sebelumnya.

“Untuk Kelurahan Singa Geweh terjadi penurunan. Data 2023 sebanyak 24 orang namun saat ini jumlah tinggal 9 anak. Meski saat ini terjadi penuruna angka stunting, kami tidak cepat puas diri berbagai langkah-langkah telah direncakan baik tahun ini maupun tahun 2027 mendatang,” jelasnya.

Kesempatan itu, pihaknya juga mengharapkan dukungan sejumlah stekholder dalam menentaskan stunting di Kutai Timur yang dinilainya masih tinggi. “Bagaimana pun juga perusahaan di Kutim tentu mempunyai program, termasuk teman-teman kader posyandu Singa Geweh dalam beberapa tahun terakhir bekerja sama dengan KPC, termasuk dukungan renovasi Posyandu NKKBS,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kelurahan Singa Geweh berharap seluruh kader Posyandu dapat terus meningkatkan kompetensi dan memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan secara optimal demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (adv/ao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *