Efisiensi Anggaran Pangkas Sasaran, Seragam Gratis Kutim Tahun Ini Fokus Siswa Baru

Efisiensi Anggaran Pangkas Sasaran, Seragam Gratis Kutim Tahun Ini Fokus Siswa Baru
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono

Lensakaltim.com (Kutim) – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tetap memastikan program seragam sekolah gratis berjalan pada 2026. Namun, penyesuaian anggaran membuat sasaran penerima tahun ini difokuskan kepada peserta didik baru jenjang PAUD, SD hingga SMP.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah penyesuaian program pendidikan dengan kondisi anggaran daerah. Meski cakupan penerima mengalami perubahan, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga program bantuan perlengkapan sekolah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan proses pendistribusian seragam gratis ditargetkan mulai dilakukan pada akhir September 2026 dan paling lambat Oktober mendatang.

“Insyaallah seragam sekolah di akhir September ini sudah mulai kita distribusikan, atau paling lambat pada Oktober mendatang,” ujar Mulyono, Kamis (17/9/2026).

Mulyono menjelaskan, perubahan waktu distribusi berkaitan dengan proses pergeseran anggaran yang saat ini masih berjalan. Menurutnya, setiap tahapan harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku agar pelaksanaan program dapat berjalan tertib.

“Ada pergeseran anggaran, jadi kita tidak boleh bekerja mendahului ketentuan. Saat ini semuanya sedang berproses,” terangnya.

Efisiensi anggaran berdampak langsung terhadap cakupan penerima program. Jika sebelumnya seragam gratis diberikan dengan sasaran yang lebih luas, tahun ini Disdikbud memprioritaskan siswa baru sebagai penerima.

Prioritas tersebut dilakukan agar program tetap dapat direalisasikan sekaligus menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Tahun ini kita fokuskan untuk murid baru saja karena ada efisiensi anggaran. Kalau anggaran kita membaik di tahun depan, tentu akan kita upayakan kembali untuk seluruh siswa seperti sebelumnya,” kata Mulyono.

Secara keseluruhan, jumlah peserta didik di Kabupaten Kutai Timur saat ini mencapai sekitar 96 ribu siswa. Meski demikian, Disdikbud belum merinci jumlah penerima yang secara khusus masuk dalam kategori peserta didik baru pada program seragam gratis tahun ini.

Bagi pemerintah daerah, keberlanjutan program tetap menjadi perhatian. Penyesuaian sasaran dilakukan agar bantuan dapat tetap diberikan kepada kelompok yang menjadi prioritas, terutama siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan.

Program seragam gratis juga diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan orang tua dalam mempersiapkan perlengkapan sekolah anak. Terlebih bagi siswa baru, kebutuhan seragam menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan memasuki lingkungan pendidikan yang baru.

Saat ini, Disdikbud Kutim terus menyelesaikan proses administrasi dan penyesuaian anggaran sebagai bagian dari tahapan sebelum pendistribusian dilakukan.

“Yang jelas, kami berupaya agar program ini bisa segera terlaksana dan seragam dapat diterima oleh murid baru sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan,” pungkas Mulyono. (adv/rl/ao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *