Lensakaltim.com (Kutim) – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kutai Timur (kutim) melaksanakan sosialisasi Smart City. Berlangsung di Hotel Royal Viktoria pada Senin (10/11/2025), sosialisasi itu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Pelaku usaha yang ada di Kutim.
Plt Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Setkab, Trisno yang membuka langsung kegiatan tersebut, mengaku bahwa penerapan konsep Smart City bukanlah pilihan semata namun keharusan strategis. “Jika program Smart City telah diberlakukan dengan maksimal, berarti kita memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, data serta inovasi layanan public lebih cepat, transparan dan inklusif,” jelasnya.
Selajutnya, Ia mengaku bahwa dengan konnteks karakteristik dan luas wilayah serta memiliki potensi sumber daya alam yang besar, penerapa Smart City bisa membantu pemerintah dalam memperkuat tata Kelola digital, ekonnomi berbasis teknologi, hilirisasi UMKM, ekonomi hijau serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Periode lima tahun kedepan banyak agenda yang bisa dilakukan, termasuk mengingtegrasikan roadmap Smart City kedalam setiap perangkat perencanaan, mulai dari masterplan TIK, pelayanan public, dan smart ekonomi,” jelas Trisno membacakan sambutan Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Kesempatan itu, Ia mengaku bahwa saat ini pemerintah terus berkomitmen untuk mendorong terwujudnya tata Kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, serta pelayan public yang inovatif.
“Salah satu langkahnya yakni melalui pengembangan program Smart City, yang tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi namun juga pada Pembangunan eskosistem yang cerdas, kolaboratif dan bekelanjutan,” bebernya.
Program Smart City sejalan dengan dokumen rencana Pembangunan jangka panjang daerah (RPJMD) Kutim tahun 2025-2045, yaitu visi Kutim Hebat 2045 yang menekankan transformasi ekonomi, social dan transformasi tata Kelola pemerintahan secara berkelanjutan. (adv/lk)













