Layanan Air Bersih, Bupati Kutim Resmikan SPAM IPA di Kaubun

Layanan Air Bersih, Bupati Kutim Resmikan SPAM IPA di Kaubun
Bupati Kutim Resmikan SPAM IPA di Kaubun

Lensakaltim.com (Kutim) – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk memperluas layanan air bersih di wilayah pedesaan terus menunjukkan hasil konkret. Senin (14/7/2025), Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, meresmikan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 10 liter per detik di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun.

Peresmian tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses air bersih.

Turut mendampingi Bupati dalam peresmian ini, Danlanal Sangatta Letkol Laut Fajar Yuswantoro, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim Joni Abdi Setia, Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim Suparjan, Camat Kaubun Saprani, para kepala desa se-Kecamatan Kaubun, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan SPAM di Desa Bumi Rapak merupakan bagian dari program strategis pemerintah daerah untuk memenuhi hak dasar warga.

“Proyek ini adalah bagian dari program Bupati, jadi tentu saja saya bertanggung jawab hingga diresmikan,” tegasnya di hadapan para undangan.

Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan capaian terbaru Perumdam TTB Kutim yang kini sudah memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merek Sangattaqua. Bahkan, beberapa wilayah di Kutim, seperti Desa Selangkau, sedang dipersiapkan menjadi pusat produksi AMDK berbasis desa.

“Selangkau sudah kami sebut sebagai ‘desa air’ dan sedang menuju pembangunan AMDK,” jelasnya optimistis.

Bupati menambahkan bahwa IPA yang baru diresmikan ini telah mampu melayani sekitar 80 persen dari total sambungan rumah tangga yang ada. Layanan ini akan diperluas melalui pembangunan jaringan pipa tersier sepanjang 4.000 meter.

“Dengan tambahan pipa ini, akan ada 400 hingga 500 rumah lagi yang bisa teraliri air bersih. Ini upaya nyata kita untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan air yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas sumber air baku. Menurutnya, potensi debit air sungai di Desa Bumi Rapak cukup memadai, namun kualitas air harus dijaga agar tetap layak diolah dan dikonsumsi.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam TTB Kutim Suparjan menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas penambahan kapasitas IPA di Kecamatan Kaubun.

“Desa Bumi Rapak sekarang mendapat tambahan kapasitas 10 liter per detik. Sebelumnya, Kecamatan Kaubun sudah memiliki IPA di Desa Bumi Etam dengan kapasitas serupa. Dengan tambahan ini, total pasokan air bersih di Kaubun menjadi 20 liter per detik. Ini capaian luar biasa karena pembangunannya berjalan cepat dan tepat sasaran,” ungkap Suparjan.

Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, menegaskan bahwa pembangunan IPA ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Kutim untuk memperkuat infrastruktur SPAM di wilayah pedesaan.

“Melalui program multiyears tahun anggaran 2023–2024, kita bangun IPA baru di Desa Bumi Rapak. Sekarang total kapasitas layanan air bersih di Kaubun sudah mencapai 20 liter per detik,” jelasnya singkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *