Lensakaltim.com (Kutim) – Pemerintah Kutai Timur (kutim) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus mematangkan rencana pembangunan infrastruktur melalui paket tahun jamak atau proyek multi-tahun (MY) tahun anggaran 2026.
Palksana tugas (plt) Kadis PU Kutim, Joni Abdi Setia, menyampaikan bahwa salah satu proyek yang tengah menjadi fokus pemerintah daerah, adalah pembangunan jalan penghubung Desa Seriung dari Sangkulirang.
“Proyek ini direncanakan untuk dimasukkan dalam paket MY, meskipun anggaran dan panjang jalan belum final karena masih dalam tahap pembahasan bersama dewan,” ujarnya, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa proyek jalan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di luar pusat kota Sangata. “Jalan penghubung Seriung dari Sangkulirang menjadi prioritas masyarakat, karena akses ke wilayah ini masih terbatas,” beebrnya.
Meskipun detail teknis proyek, termasuk panjang jalan dan pagu anggaran, masih menunggu keputusan, pihaknya optimis proyek ini akan berjalan efektif jika disetujui.
Selain pembangunan jalan, kata Joni, beberapa paket MY lain juga tengah dibahas, termasuk peningkatan badan jalan dan pembangunan jembatan di wilayah lain. Namun, untuk proyek jalan Seriung, fokus utama adalah memperbaiki jalur penghubung yang selama ini minim infrastruktur.
“Kita menargetkan proyek ini dapat menyerap tenaga kerja lokal, menyesuaikan kebutuhan setiap tahapan pembangunan,” jelasnya.
Joni menambahkan bahwa semua paket MY masih bersifat tentatif, sehingga warga dan pihak terkait diharapkan bersabar menunggu keputusan final setelah pembahasan selesai,. “Kami akan menginformasikan nama paket, panjang jalan, anggaran, serta kontraktor yang akan melaksanakan proyek tersebut nantinya,” imbuhnya Joni. (adv/dr/lk)













