Lensakaltim.com (Kutim) – Upaya pemerintah kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk meningkatkan para insan pendidikan dengan adanya kenaikan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP), mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, tak terkeculai dari organisasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs Negeri dan Swasta se Kabupaten Kutai Timur(Kutim).
“Karena berkat dukungan dari pemerintah, yang sebelumnya kita susah bernafas, sekarang bisa plong dan tersenyum, mohon di sampaiakan kepada bapak Bupati (Ardiansyah Sulaiman) terima kasih dari kami (MKSS),” beber ketua MKSS Kutim Yeti Arika Devisiana.
Meskipun saat ini, menjadi kepala sekolah merupakan tugas tambahan yang di bebankan kepada tenaga pendidik, namun, pihaknya juga berharap ada juga kepedulian sebagai bentuk perhatian yang diberikan oleh pemerintah terhadap para kepala sekolah.
“Apapun namanya, mudahan bisa jadi atensi pemerintah, meskipun tugas tambahan tapi lebih berat dari tugas utama, ” ungkapnya.
Jawab Permintaan MKSS, Mulyono; Kita Akan Kaji
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim Mulyono langsung memerintahkan kepala bagian kurikulum untuk mengkaji terkait permintaan tunjangan kepala sekolah.
Menurut dia, tugas berat dari tenaga pendidik tentu harus mendapat reward. Sehingga upaya perbaikan dan kesejahteraan terus diupayakan pemerintah mengingat kebutuhan yang diusulkan bisa menjadi dorongan untuk lebih baik.
“Kalau memang bisa kenapa tidak, sepanjang itu memungkinkan dan anggaran kita ada, namun harus dikaji agar tidak bertentangan dengan regulasi yang ada, agar tidak terjadi temuan,” tutup mantan Camat Rantau Pulung itu. (adv/*/lk01)













