Listrik Kutim Berangsur Pulih, Perbaikan Empat Sumber Terus Dikebut

Listrik Kutim Berangsur Pulih, Perbaikan Empat Sumber Terus Dikebut
Bupati Kutai Timur Ardiasyah Sulaiman

Lensakaltim.com (Kutim) – Kabar baik datang dari kondisi kelistrikan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Gangguan pasokan listrik yang sempat dirasakan masyarakat kini mulai berangsur membaik. Proses perbaikan pada sejumlah sumber listrik terus dilakukan untuk memulihkan sistem secara menyeluruh.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, gangguan yang terjadi berkaitan dengan sistem interkoneksi. Sejumlah sumber listrik mengalami gangguan secara bersamaan sehingga berdampak terhadap pasokan listrik di beberapa wilayah.

“Listrik persoalannya karena interkoneksi. Ada beberapa sumber, kalau tidak salah, baik dari Sangatta. Sangatta ini ada sumbernya di Tanjung Bara, kemudian yang di Kukar, Tenggarong, kemudian ada di Banjarmasin,” ujar Ardiansyah, Selasa (22/9/2026).

Menurut dia, perbaikan terhadap sumber-sumber yang mengalami gangguan terus berjalan. Pemerintah daerah juga mendapatkan laporan perkembangan pemulihan dari sejumlah wilayah.

Khusus di Sangatta, kondisi kelistrikan disebut mulai menunjukkan perbaikan. Hal tersebut menjadi perkembangan positif di tengah proses pemulihan sistem yang masih berlangsung.

“Alhamdulillah, khusus di Sangatta ini sudah mulai terbenahi dengan baik. Tadi pagi laporan dari Bontang, Samarinda, dan Kutim sudah masuk,” katanya.

Ardiansyah berharap proses pemulihan dapat segera dituntaskan sehingga masyarakat kembali mendapatkan pasokan listrik yang lebih stabil. Pemerintah memperkirakan kondisi kelistrikan dapat kembali normal dalam satu hingga dua pekan ke depan.

“Mudah-mudahan dalam satu-dua pekan ini sudah bisa berjalan kembali normal,” ucapnya.

Ia menegaskan, penanganan gangguan tidak boleh berhenti. Proses perbaikan harus terus dilakukan sampai seluruh persoalan pada sistem kelistrikan dapat diselesaikan.

“Namanya masalah jangan dibiarkan. Pada saat perbaikan, masa perbaikan juga jalan. Jadi harus diselesaikan dulu,” tegasnya.

Pemulihan pasokan listrik menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga kegiatan ekonomi di Kutim. Dengan perbaikan yang terus berjalan, pemerintah berharap kondisi kelistrikan segera kembali stabil dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung normal. (adv/rl/ao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *