Lensakaltim.com (Kutim) – Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi kompetisi Bapor Korpri. Intensitas latihan yang telah berjalan rutin kini ditingkatkan demi mencapai target juara umum.
Ketua Harian Bapor Korpri Kutim, Syahfur, bersama Sekretaris Bapor Korpri Kutim, Jurniadi, meninjau langsung sejumlah arena latihan di kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Senin (26/10/2026) sore. Termasuk cabang olahraga Gateball yang tengah latihan di halaman Gedung Serba Guna (GSG).
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan para atlet yang akan membawa nama Kabupaten Kutai Timur. Pengurus Bapor Korpri juga memberikan dukungan dan motivasi agar seluruh atlet dapat menjalani latihan secara maksimal.
“Para atlet sebenarnya sudah rutin berlatih sebelum agenda Bapor Korpri ini dimulai. Namun, dalam dua minggu terakhir, intensitas latihan lebih meningkat lagi. Target kami jelas, Kutim harus menjadi juara umum,” ujar Syahfur saat memberikan semangat kepada para atlet.
Menurutnya, peningkatan intensitas latihan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan. Selain menjaga kondisi fisik, para atlet juga dituntut mematangkan teknik dan kemampuan agar mampu tampil optimal saat bertanding.
Optimisme meraih prestasi juga datang dari cabang olahraga gateball. Salah seorang atlet Kutim, Rahmad, menyebut pengalaman bertanding pada ajang ekshibisi di Kabupaten Paser pada 2024 menjadi modal berharga bagi kontingen Kutim.
Dalam pertandingan tersebut, kontingen Kutim berhasil membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Capaian itu menjadi penyemangat bagi para atlet untuk kembali meraih hasil terbaik pada kompetisi berikutnya.
Meski demikian, Rahmad mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dengan prestasi sebelumnya. Menurutnya, setiap daerah memiliki kekuatan dan strategi permainan yang perlu diantisipasi, terutama dari tim-tim yang menjadi pesaing utama.
“Kami harus mengantisipasi trik dan akurasi permainan dari daerah lain. Salah satu kompetitor terberat yang perlu diwaspadai adalah tim gateball dari Kota Samarinda,” ungkap Rahmad.
Ia menegaskan, pengalaman bertanding harus diimbangi dengan latihan yang konsisten dan kesiapan menghadapi berbagai pola permainan lawan. Dengan begitu, para atlet diharapkan mampu menjaga performa sekaligus meningkatkan peluang meraih prestasi.
Target juara umum menjadi motivasi utama kontingen Kutim. Namun, para atlet juga diharapkan mampu menunjukkan semangat bertanding yang positif sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Kutai Timur melalui prestasi olahraga. (PK/ao)













