Dispora Kutim Dorong Pembinaan Atlet Putri Lewat Turnamen Sepak Takraw Pelajar

Dispora Kutim Dorong Pembinaan Atlet Putri Lewat Turnamen Sepak Takraw Pelajar
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kutim, Burhanuddin SY (tengah) saat membuka Turnamen Sepak Takraw Putri Tingkat Pelajar I Tahun 2026

Lensakaltim.com (Kutim) – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membuka Turnamen Sepak Takraw Putri Tingkat Pelajar I Tahun 2026. Ajang tersebut menjadi salah satu wadah pencarian dan pembinaan bibit atlet muda, khususnya di nomor putri.

Turnamen yang berlangsung Minggu (4/10/2026) itu dipusatkan di Lapangan Sepak Takraw Singa Karta 7, Sangatta. Pembukaan dilakukan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kutim, Burhanuddin SY,  yang mewakili Kepala Dispora Kutim.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai dapat membuka ruang lebih besar bagi atlet pelajar putri untuk menunjukkan kemampuan dan potensinya.

Ia menegaskan, sepak takraw bukan hanya menjadi ruang bagi atlet putra. Atlet putri juga memiliki peluang besar untuk berkembang dan mengukir prestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Marilah kita bermain menunjukkan bahwa bukan putra saja yang selalu tampil, putri pun sangat baik. Mudah-mudahan dari turnamen ini muncul bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kutai Timur, Kalimantan Timur, khususnya Indonesia hingga ke tingkat dunia,” ujar Burhanuddin.

Menurutnya, kompetisi di tingkat pelajar penting untuk membangun pengalaman bertanding sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berjenjang. Karena itu, ia berharap peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menunjukkan sportivitas dan disiplin selama pertandingan.

Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang turut mendukung perkembangan sepak takraw di Kutim. Ia secara khusus mengapresiasi Ketua PSTI Kutim Jepi Darsono yang terus memfasilitasi klub-klub sepak takraw di daerah.

Apresiasi juga diberikan kepada Direktur Academy Sepak Takraw Kutim, Rahman, yang dinilai aktif melakukan pembinaan dan pencarian bakat atlet sejak usia dini.

Burhanuddin menyebut turnamen tersebut sekaligus dapat menjadi ajang pemanasan dan evaluasi bagi atlet pelajar sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Mari kita perlihatkan bahwa dari ajang ini lahir atlet yang berbakat untuk mengharumkan kabupaten kita. Mari kita seperti biasa menjunjung sportivitas tinggi, menunjukkan bahwa kita bisa,” imbuhnya. (adv/kw/ao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *